Ads 468x60px

Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Baju Robot eLEGS Bantu Penderita Lumpuh Bisa Jalan Kembali


Kabar gembira bagi penderita lumpuh, karena Barkeley Bionics  lembaga penelitian  yang didanai Pentagon atau Departemen Pertahanan AS telah berhasil membuat "baju robot" bernama eLEGS, yang dapat membantu penderita lumpuh dapat berjalan normal kembali.

"Cranberry Afrika" Buah ajaib Ubah Asam atau Pahit Jadi Manis


Cranberry Afrika buah ajaib ubah rasa asam atau pahit jadi manis, demikian yang dilansir dalam Proceedings of the National Academy of Sciences Misteri bagaimana buah tersebut mampu mengubah rasa telah berhasil dipecahkan ilmuwan tersebut. Dengan penelitian ini diharapkan dapat diciptakannya pemanis buatan yang baru yang aman bagi manusia.

45 Menit Daya Tahan Manusia Berada di Air Dingin

Seringnya terjadi kecelakaan di angkutan air baik danau, sungai maupun laut. Akibat kecelakaan tersebut biasanya banyak menimbulkan korban baik korban yang meninggal maupun korban trauma. Biasaya apabila terjadi kecelakaan diangkutan air para penumpang banyak yang menceburkan diri ke air (Laut, sungati danau) mungkin, karena hal biasanya banyak korban yang meninggal, baik yang tenggelam maupun yang hipotermia.


Dari hal ini ada beberapa penelitan terhadap kasus kecelakaan angkutan air yaitu sampai berapa lama seseorang dapat bertahan di air

Sabtu, 01 Oktober 2011

Neutrino Lebih Cepat dari Cahaya

 Neutrino lebih cepat dari cahaya demikian yang diliris oleh Juru bicara  European Organization for Nuclear Research (CERN). Mereka telah melakukan riset selama tiga tahun atas neutrino, dimana mereka telah menembakan sebanyak 15.000 neutrino dilontarkan dari CERN menuju Gran Sasso 730 (500 mil) km, di mana mereka dijemput oleh detektor raksasa. Hasilnya, cahaya mampu menempuh jarak sekitar 2,4 perseribu detik, tetapi waktu neurtino mampu mencapai 60 nanodetik atau 60 miliar detik. "Ini adalah perbedaan kecil. Tetapi secara konseptual itu sangat penting. Temuan ini sangat mengejutkan," kata Ereditato, yang juga bekerja di Universitas Bern di Swiss.

Jumat, 30 September 2011

Teori Baru Runtuhnya Gedung WTC


Setelah sepuluh tahun kejadian 9/11, pemerintah Amerika melakukan berbagai penelitian terdahap penyebab utama runtuhnya Menara Kembar WTC di New York, yang dihantam dua pesawat pada 11 September 2001.


Cristian simensen, seorang penelita dari Norwegia yang bekerja untuk lembaga penelitia "Sintef", menyebutkan bahwa yang mengakibatkan runtuhnya dua menara kembar tersebut adalah akibat ledakan yang terjadi dari melelehnya lempengan alumunium yang terdapat di pesawat karena suhu yang sangat tinggi, ditambah adanya semburan air dari alat-alat pemadan kebakaran otomatis disetiap ruangan. Hal ini merupakan teori baru atas penyebab runtuh gedung tersebut.

Kamis, 29 September 2011

Kota Didalam Air Berumur 7000 Tahun Ditemukan di Turki

Gambar Reruntuhan kota Troy
Kota tua yang diperkirakan berumur 7000 tahun ditemukan terkubur didalam perairan selat Dardanelles Turki. Kota tersebut diperkirakan lebih tua dari kota Troy. Ekspedisi pencarian kota tua ini dilakukan oleh ilmuwan dan arkeolog dari Canakkale University.

Nissan Kembangkan Mobil Yang Dikendalikan Pikiran Pengemudi

Nissan kembangkan mobil yang dikendalikan pikiran pengemudin atau Sistem Brain Machine Interface. Untuk mengembangkan proyek tersebut Nissan menggandeng perguruan tinggi untuk membangun kendaraan yang mampu membaca pikiran pengemudi.
Komputer di kendaraan tersebut akan membaca pola pikir pengemudi sehingga segera tahu manuver yang akan dilakukan pengemudi.

Rabu, 28 September 2011

Hujan Meteor Draconids Kemungkinan Ganggu Satelit

Tanggal 8 Oktober 2011 diperkiran terjadi hujan meteor Draconids. Meteor-meteor tersebut lahir dari arah peta bintang Draco, karena itu diberi nama Draconids. Meteor ini berasal dari sisa debu komet Giacobini-Zinner sehingga meteor ini juga dikenal sebagai Giacobinids.


Namun menurutnya, gangguan pada satelit akibat debu meteor tidak akan terlalu mengganggu. Sebab satelit memiliki daya tahan lantaran telah didesain agar tidak gampang rusak oleh benda-benda angkasa semacam meteor.